Rabu, 07 Agustus 2013

Memahami Ayam Ketawa Lebih Dekat



Memahami Ayam Ketawa Lebih Dekat


           Di daerah asalnya yaitu Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan, dahulu kala Ayam Ketawa  kabarnya hanya dipelihara dan dikembang biakkan  oleh para Bangsawan di kalangan kerabat keraton kerajaan Bugis, yang merupakan simbol Status sosial dan kultur Bangsawan Bugis yang yang gagah berani, pantang menyerah, sukses dengan simbol Ayam Jantan, sebutan yang lebih keren AYAM JANTAN DARI TIMUR. Sultan Hasanuddin adalah Raja Gowa Provinsi Sulawesi Selatan sangat terkenal dalam sejarah sebagai Ayam jantan dari Timur, dan julukan ini sudah sangat dikenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia.

          Memang Ayam ketawa tak berbeda jauh dengan Ayam kampung, sangat sulit membedakan antara Ayam ketawa maupun Ayam Kampung, baik bentuk,ukuran tubuh,  gerak-gerik, kebiasaan dan warna-warni bulunya  sama saja dengan ayam kampung apalagi pada saat Ayam ketawa ini masih berusia antara 1 sampai dengan 2 bulan orang awam seperti kita tidak akan mengenali yang mana Ayam Ketawa dan yang mana  Manu’ Gaga ( Ayam ketawa ).

          Perbedaan yang paling menyolok adalah ketika Ayam Ketawa sudah mulai berumur 3 bulanan, saat  Ayam ketawa sudah mulai memperdengarkan suara kokoknya, anehnya  ayam ketawa ini  hampir setiap saat memperdengarkan suaranya yang aneh yang sangat berbeda jauh dengan Ayam kampung biasa, ada yang mirip suara burung perkutut dan suara yang paling melekat yang mudah diidentifikasi adalah Suara Kokok-Nya Mirip Orang sedang tertawa.

         Suara Ayam ketawa yang identik seperti dengan Orang sedang tertawa membuat para penghoby Satwa semakin terkagum-kagum dan tergila-gila untuk berternak Ayam Ketawa, kokoknya yang unik sangat sulit disamai oleh satwa burung lainnya, betul-betul Unik dan sangat menarik berulang-ulang saya katakan seperti suara orang ketawa dan inilah daya tarik yang sangat spektakuler bagi pencinta Ayam jenis ini.

          Saya tak dapat mengatakan jenis mana yang banyak disukai oleh para penggemar Ayam ketawa yang jelas karena Ayam ini sudah masuk ke agenda Kontes suara maka Jenis suara Ayam yang menang dalam konteslah yang banyak dicari pengemarnya hingga tak segan-segan mengeluarkan Dana puluhan juta rupiah untuk mendapatkannya.
          Hanya 3  jenis suara kokok ayam ketawa yang dapat saya ketahui, namun para penghobi unggas seperti Saya ini disamping terkesima dengan suara tertawa ayam ini, bentuk tubuh dan warna-warni bulu sangat membuat Saya sangat mengaguminya apalagi banyak kalangan yang mengatakan dan mempercayai Ayam Ketawa bisa membawa Hoki bagi pemiliknya, soal ini saya tidak bisa berspekulasi tergantung pada si Pemilik apakah mempercayai atau tidak yang pasti Ayam ini bila berkokok dapat membuat pemiliknya iktu bahagia karena tertawa.
Khabarnya Ayam ketawa ini sudah dilindungi dan dijaga kelestariannya di Daerah asalnya Sidrap ( Sidenreng Rappang ) untuk mendapatkan Ayam yang betul-betul sesuai dengan keinginan kita sangat susah sehingga harganya bisa jadi melambung tinggi bila kebetulan jenis yang kita inginkan jarang ditemukan atau sangat sedikit populasinya, semakin kita suka semakin tinggi pula harga Ayam Ketawa ini.

          Tidaklah sulit memelihara Ayam Ketawa ini untuk membudidayakannya tak berberda jauh dengan Ayam pada umumnya, tentunya untuk mendapatkan kwalitas ayam ketawa yang baik memerlukan perlakuan yan istimewa tentunya dengan selalu menjaga kebersihan kandang dan memberinya tambahan makanan dari daun-daunan seperti sawi dan untuk suara menambahkannya  irisan jahe bercampur madu,  seperti pada hewan peliharaan lainnya kasih sayang yang kita tumpahkan pada hewan akan berdampak sangat signifikan pada pertumbuhan, suara dan kelanjutan hidup hewan ini.

          Trend berternak Ayam Ketawa seakan sedang Booming, hingga kepelosok daerah sekitar sampai ke Provinsi tetangga Sul-Sel bahkan sampai ke Jawa Ayam ketawa ini sudah mulai dikenal bahkan digemari oleh para Pencinta dan pemelihara Ayam, dimana sebelumnya hanya Ayam bekisar dan Ayam Bangkok yang lebih dulu dikenal orang. Kalau Satwa burung seperti Ayam Bangkok, Perkutut Bangkok, serama dari Malaysia, Ayam Saigon dari Vietnam dan beragam burung yang dieksport dari luar Negeri tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat Ayam Ketawa akan mendapatkan perhatian Negara tetangga bahkan dunia karena Suaranya yang sangat Khas dan aneh, unik yang dapat membuat kita bisa tersenyum bahkan ikut tertawa sendiri. Para Penghobi telah merintis memperkenalkan Ayam Ketawa yang asli Satwa Indonesia, asli berasal dari Bugis, dengan membentuk Klub pencinta dan melakukan Kontes berkala dan terjadwal.

            Peluang Bisnis Ayam ketawa sangat menjanjikan dan sangat menuntungkan buktinya Ayam ketawa Usia dua bulan yang saya beli dari tetangga Saya seharga Rp.300 ribu perpasang setelah berusia 3 setengah bulan dan sudah sering berbunyi sudah ditawar orang seharga Rp.900 ribu perpasang dengan kata lain 1 ekor ayam ditawar seharga 450 ribu rupiah, padahal Saya baru memelihara sekitar satu setengah bulan.

            Walau akan dibeli 1 juta rupiah sepasang tak akan Saya lepaskan, disamping masih sulit mencari  anakan baru yang kokonya dipastikan sama dengan yang saya miliki, ayam ini sangat membuat Saya bahagia mendengarkan suaranya yang Unik dan lucu itu, yang dapat membuat Saya tertawa kala sedang duduk sendiri. Saya yakin suatu hari Ayam Ketawa Saya ini akan berkembang jadi banyak dengan pemeliharaan intensip Insya Allah akan tercipta Varian suara yang bervariasi yang tentunya akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi diri Saya dan Keluarga.

           Sebagai penghobi/pecinta Satwa burung saya menaruh harapan yang besar Semoga Ayam Ketawa produk asli Indonesia bisa menjadikan suatu lahan bisnis yang merajai pasaran para penghobi di tanah air bahkan Mancanegara. Menjadikan Ayam Ketawa Satwa Asli asal Indonesia sebagai lahan bisnis yang mumpuni untuk kesejatraan Rakyat para Peternak di daerah. Ayam ketawa merajai Penggemarnya baik di Indonesia bahkan di Dunia, turut mempopulerkan Nama Indonesia di Dunia…Semakin mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia…Terima Kasih Para Pecinta Ayam kalian telah melestarikan Ayam Ketawa yang hampir punah**
*

Selasa, 06 Agustus 2013

Pakan Ayam Ketawa



Pakan Ayam Ketawa

     Pakan Ayam Ketawa sekarang ini sudah tidak sama dengan pakan asli Ayam ketawa, Yang digunakan Suku Bugis. Di Bugis sendiri banyak yang menggunakan pakan gabah kering, namun apabila dikota – kota besar mencari gabah sangatlah susah, oleh karena itu jarang sekali Ayam Ketawa yang ada di kota diberi makan gabah

      Mengapa ayam ketawa didaerah aslinya diberi makan gabah?. Pemberian pakan gabah tidak hanya untuk tenaga saja tetapi juga berfungsi untuk menghilangkan rasa gatal pada ayam ketawa itu sendiri. 
     Gabah juga berfungsi membersihkan lendir pada tenggorokan ayam ketawa, sehingga pemberian pakan gabah sama dengan mengkorok leher ayam ketawa agar menjadi bersih.

      Hasilnya suara ayam ketawa makin khas jadi mangkin panjang, merdu dan tinggi, pemberian pakan gabah sendiri ada caranya yaitu, gabah sebelum diberikan untuk pakan ayam ketawa direndam air dulu satu malam, pada saat direndam biasanya gabah yang kosong akan mengambang, gabah yang kosong tersebut dibuang. Besoknya setelah air ditiriskan gabah yang direndam semalam diberikan pakan untuk ayam ketawa tersebut.

      Sedangkan pakan untuk ayam ketawa anakan, biasanya menggunakan dedak halus yang dicampur jagung halus (menir), atau dapat beli poor di toko toko yang menyediakan pakan untuk ayam, nah cukup mudah kan memelihara Ayam Ketawa?

Ayam ketawa Si Pembawa Hoki


Ayam Ketawa Pembawa Hoki

     Woooow benarkah Ayam ketawa membawa hoki? Ayam yang satu ini memang bisa membawa hoki bagi pemiliknya, hoki karena bisa ikutan tertawa dan hoki karena memang Ayam Ketawa adalah Ayam yang langka, yang tentunya jika dijual menghasilkan keuntungan yang menggiurkan.

     Apakah Ayam Ketawa ini memang bisa ketawa? Ya memang , Ayam Ketawa ini memang suara kokoknya seperti layaknya suara tertawa manusia pada umumnya. Malah kalau kita baru mendengarnya suara Ayam Ketawa ini seperti burung perkutut.

      Ayam Ketawa ini berasal dari daerah Sidrap, Sulawesi Selatan. Perawakan a
yam ini, warna bulu serta karakternya hampir menyerupai ayam Indonesia pada umumnya . Ayam ketawa ini dahulu dipelihara oleh bangsawan bangsawan keraton Bugis. Ayam Ketawa ini menjadi klangenan di kalangan bangsawan bangsawan tersebut.

      Ayam Ketawa ini di tempat asalnya di daerah Sidrap, Sulawesi Selatan sana sering dikonteskan seni suara ketawanya. Yang menarik dalam satu kali kontes pesertanya bisa mencapai 700 sampai 800 ekor ayam ketawa. Cara penjuriannya hampir sama dengan kontes lomba burung perkutut, tapi bedanya kontes ayam ketawa ini tidak memakai kurungan, cuman batang bambu atau kayu yang dipasang sebagai tempat berdiri Ayam ketawa ini. , dan sekarang sudah mulai banyak pecinta ayam ketawa yang mengadakan kontes untuk ayam ketawa, ya walaupun hadiahnya tidak seberapa.
Ayam Ketawa yang telah menang kontes harganya bisa mencapai Rp.50juta, menggiurkan bukan?
      Ayam ketawa ini saat ini termasuk ke dalam salah satu jenis unggas yang dilindungi. Jadi untuk mendapatkannya lumayan susah. Tapi karena belum banyak diternakkan, harganya bisa melambung Dikemudian hari jika ada peternak yang menternakannya niscaya akan mendapat keuntungan berlipat ganda karena sebetulnya cara mengembang biakkannya cukup mudah, karena Ayam ketawa ini kareakternya tidak jauh berbeda dari ayam pada umumnya, perawatan nya relatif lebih gampang, makanannya juga cukup simpel, hanya diberi fur dan rajangan sawi hijau saja.